PERSYARATAN PERMOHONAN

Administrasi Kependudukan

Umum

Kartu Keluarga

Kartu Keluarga yang selanjutnya disingkat KK, adalah kartu identitas keluarga yang memuat tentang nama, susunan dan hubungan dalam keluarga, serta identitas anggota keluarga.

  • Persyaratan Buat KK Baru (Pisah KK Dari Yang Sebelumnya)
    • Surat Pengantar dari RT/RW dan Kelurahan
    • Mengisi formulir F1.01 dari kecamatan
    • Kartu Keluarga awal (untuk nanti pisah KK)
    • Fotokopi Buku Nikah/Akta Perkawinan
    • Memperlihatkan dokumen pendukung seperti Ijazah, Rapor, Akta Kelahiran, SK Pengangkatan PNS/BUMN/BUMD/Swasta, dan Paspor
    • Untuk WNA lengkapi dengan: fotokopi Paspor, fotokopi KITAS/KITAP Surat Keterangan penjamin/sponsor, fotokopi KTP-el penjamin/sponsor
  • Persyaratan Penambahan Anggota Keluarga Ke Dalam KK
    • KK asli
    • Surat Pengantar dari RT/RW dan Kelurahan
    • Mengisi formulir F1.01 dari kecamatan
    • Fotokopi Buku Nikah/Akta Perkawinan
    • Sebab kelahiran: Surat Keterangan Kelahiran dari bidan/rumah sakit/Puskesmas
    • Sebab perpindahan: Surat Keterangan Pindah Datang dalam wilayah NKRI(SKDWNI) atau Surat Keterangan Pindah – Datang Luar Negeri
  • Persyaratan Pengurangan Anggota Keluarga Di Dalam KK
    • KK asli
    • Surat Pengantar dari RT/RW dan Kelurahan
    • Mengisi formulir F1.01 dari kecamatan
    • Sebab Meninggal: akta kematian
    • Sebab perceraian: fotokopi Surat Perceraian dari Pengadilan Agama/Akta Perceraian
    • Sebab perpindahan: Surat Keterangan Pindah Keluar (SKDWNI)
  • Persyaratan KK Yang Hilang
    • Surat Pengantar dari RT/RW dan Kelurahan
    • Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
    • Mengisi formulir F1.01 dari kecamatan
  • Persyaratan Perbarui KK Karena KK Rusak, perubahan elemen data
    • KK asli
    • Surat Pengantar dari RT/RW dan Kelurahan
    • Mengisi formulir F1.01 dari kecamatan
    • Memperlihatkan dokumen pendukung untuk perubahan elemen data

Kartu Tanda Penduduk Elektronik

Kartu Tanda Penduduk elektronik, yang selanjutnya disingkat KTP-el adalah identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). KTP-el diawali dengan proses perekaman KTP-el (rekam sidik jari, rekam iris mata, rekam tanda tangan digital, rekam pas foto, dan rekam biodata diri), lalu data biomterik yang telah direkam dilakukan penunggalan data oleh pusat sehingga statusnya Print Ready Record (siap cetak).

Persyaratan Perekaman KTP-el

  • Fotokopi KK
  • Berusia 17 tahun/sudah menikah
  • Belum pernah rekam KTP-el sebelumnya

Persyaratan Pengajuan Cetak KTP-el

1. Karena KTP-el Rusak

  • KTP-el lama
  • Fotokopi KK

2. Karena KTP-el Hilang

  • Fotokopi KK
  • Surat Keterangan Kehilangan dari kepolisan

3. Karena Perbarui Elemen Data Pemilik KTP-el (Perbarui Status Perkawinan, Status Pendidikan, Tanda Tangan Digital, Pas Foto, Alamat)

  • Fotokopi KK
  • Memperlihatkan dokumen pendukung seperti Buku Nikah/Akta Perkawinan, Surat Perceraian dari Pengadilan Agama/Akta Perceraian, Ijazah, Rapor, Akta Kelahiran, SK Pengangkatan PNS/BUMN/BUMD/Swasta, Paspor, dan Surat Keterangan Pindah Datang (SKDWNI)

4. Mengganti Dari Surat Keterangan Pengganti KTP-el (Suket) Ke KTP-el

  • Fotokopi KK
  • Fotokopi Suket

*Jika perekaman di kecamatan maka pelayanan cetak KTP-el di kecamatan, jika perekaman di gerai Citylink maka pelayanan cetak KTP-el di gerai Citylink.

Surat Keterangan Ahli Waris

Surat keterangan waris atau lebih lazim disebut dengan keterangan hak waris merupakan surat yang memiliki kekuatan hukum yang mampu membuktikan siapa saja yang berhak menjadi ahli waris atas harta peninggalan yang terbuka menurut hukum.

Adapun ahli waris merupakan orang-orang yang berhak atas harta warisan yang ditinggalkan oleh pewaris. Harta disini berarti hak dan kewajiban mengenai kekayaan seseorang tersebut yang sudah meninggal dunia.

Persyaratan pembuatan SK Ahli Waris:

  • Surat Pernyataan Bersama Para Ahli Waris diatas materai 6000;
  • Surat Pernyataan Dua Orang Saksi atau lebih diatas materai 6000;
  • Bagan Kronologis Riwayat Kekeluargaan antar Pewaris dengan Ahli Waris ditandatangani oleh saksi dengan materai 6000;
  • Foto copy Surat Kawin almarhum/almarhumah dilegalisir;
  • Foto copy Surat/Akta Kematian almarhum/suami dan atau almarhumah/istri dilegalisir;
  • Foto copy Surat/Akta Cerai almarhum/almarhumah dilegalisir (apabila bercerai);
  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) para Ahli Waris yang masih berlaku dan dilegalisir;
  • Foto copy Kartu Keluarga (KK) para Ahli Waris yang masih berlaku dan dilegalisir;
  • Foto copy Surat Keterangan Kelahiran/Akta Kelahiran para Ahli Waris dilegalisir;
  • Foto copy Surat/Akta Kematian anak/para Ahli Waris (apabila telah meninggal dunia) dilegalisir;
  • Foto copy KTP 2(dua) orang Saksi yang masih berlaku dilegalisir;
  • Bagi anak angkat dilampirkan foto copy Adopsi dari Pengadilan Negeri dilegalisir;
  • Bukti surat-surat keterangan lain (SPPT PBB Lunas Tahun berjalan).